Kiriman pada: Tue, Jul 28th, 2015

Siapa Diri Kita?

Kongsi maklumat ini
Tags

nzgcApakah yang diperoleh orang-orang yang telah kehilangan ALLAH dari dalam dirinya? Dan apakah yang harus dicari oleh orang-orang yang telah menemukan ALLAH di dalam dirinya? Sungguh antara yang pertama dan kedua tidak akan pernah sama. Orang kedua akan mendapatkan segalanya, dan orang pertama akan kehilangan segalanya.

Hidup ini roda kehidupan. Kadang berada di atas, kadang berada di bawah. Ada pula yang sebut hidup ini seperti ombak di pantai. Kadang tenang, namun tidak jarang pula menghantarkan gelombang yang begitu kencang. Apa pun perumpamaan manusia terhadap kehidupan ini, intinya adalah hidup ini tidak akan setenang air di dalam kolam. Akan ada goncangan-goncangan, hambatan-hambatan, dan ujian-ujian yang bermacam-macam bentuknya.

Kadang-kadang manusia seringkali merasa tidak mampu untuk menghadapi cubaan dan dugaan hidup. Bahkan banyak pula yang tidak menyedari bahawa semua nikmat dan semua ujian itu hanya berasal dari satu sumber. Semua itu berasal dari pemilik seluruh jiwa-jiwa manusia dan penguasa seluruh hati-hati manusia, iaitu ALLAH SWT, Sang Maha Kuasa. Parahnya, ada juga yang menyesali diri sendiri, menganggap nasib diri terlalu sial, sehingga tidak pernah mendapatkan kebahagiaan dalam hidup.

Mungkin anda pernah dengar cerita sebuah mangkuk cantik yang dijual di sebuah kedai terkenal. Sebelum berada di sana, ia hanyalah selonggok tanah liat yang sama sekali tidak dihiraukan orang. Kemudian seorang pengukir membentuk tanah liat itu, kemudian membakarnya dengan penuh penelitian. Sang tanah liat sungguh marah dan benci terhadap perlakuan yang diterimanya. Ia harus menahan sakit dan kepanasan. Tidak sampai di situ, ia harus rela dicat dengan berbagai warna, kemudian dibakar lagi. Segala macam perlakuan sungguh tidak mengenakkan baginya. Namun apa yang terjadi, setelah semua proses selesai, sang tanah liat mendapati dirinya telah menjadi sebuah mangkuk yang cantik. Ia bukan lagi selonggok tanah liat yang kotor, tapi ia telah menjadi sesuatu yang tentu saja lebih baik. In shaa ALLAH, Ameen.

ALLAH SWT Berfirman : Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam ( QS. 2 : 186 )

Mengenai pengirim

Dipamirkan 1 komen
Sila nyatakan komen anda

Berikan komen anda

Anda mesti mendaftar masuk untuk memberi komen.